Kurikulum Inklusif

SMP Permata Jingga Malang menerapkan sistem pembelajaran inklusif di mana siswa berkebutuhan khusus (ABK) belajar bersama siswa reguler di kelas yang sama sejak tingkat TKS hingga SMK, mengintegrasikan mereka dalam kurikulum reguler tanpa pemisahan, dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang mencerminkan masyarakat umum dan membangun karakter melalui pendekatan terintegrasi (integrated learning). 

Penerapan Kurikulum Inklusif:

  • Kelas Reguler Terpadu: Anak-anak berkebutuhan khusus belajar di kelas yang sama dengan teman-teman reguler.
  • Tidak Ada Pemisahan: Sekolah tidak memisahkan siswa berkebutuhan khusus ke kelas khusus, melainkan mengintegrasikan mereka sepenuhnya.
  • Integrated Learning: Menggabungkan berbagai disiplin ilmu, karakter, mental, dan agama untuk pengalaman belajar yang menyeluruh. 

Tujuan:

  • Menciptakan sekolah yang mencerminkan masyarakat, di mana perbedaan dihargai.
  • Membangun karakter ilmiah dan pembinaan mental serta agama yang kuat. 

Jadi, kurikulum inklusi di SMP Permata Jingga fokus pada integrasi penuh dalam kelas reguler dengan metode pembelajaran terpadu, bukan kurikulum terpisah.